Puisi: Tentang Rasa

Assalamu'alaikum, 
mbak sister apa kabarnya? semoga selalu dalam lindungan Allah serta iman islam ya :)
Sebenarnya aku ini anak teknik atau anak sastra ya, kalau ketemu suasana yang baik insya Allah ketemu deh kata-kata yang sebenarnya tidak puitis sih tapi ya sedikit sastrais #eh :D
Langsung saja ya, ini salah satu outputan dari inputan suasana yang diproses  [ini baru anak teknik bicaranya input-proses-output #senyum]


Kuhapus Rasa dengan Do'a
===========================
Allah memberi keindahan lewat rasa 
Rasa suka Rasa duka Rasa cinta dan Rasa yang lainnya
Rasa yang seharusnya belum ada 
Rasa yang seharusnya tidak ada
Rasa yang ada menyakiti jiwa
Rasa yang seharusnya menghilang dalam senja
akhhhh Entah Rasa apa yang ku rasa 
Rasa Takut akan murka Allah karena memelihara rasa
Akhhhh inilah anugrah terindah dari Allah dengan adanya rasa
Rasa yang seharusnya tidak ada dan terasa
rasa yang mana dan rasa apa untuk siapa
rasa yang ada ingin kuhapus dengan do'a 
do'a kepada Sang Pencipta Rasa
Agar rasa ini menjadi tidak te-rasa
dan hilang di dihapus senja 


Rencana Allah lebih indah dari rencana ku
========================================
Aku punya rencana indah itu sebutku
aku punya rencana yg tersirat dan tersurat itu sebutku
Rencana ku indah itu harapku
dan akan segera terwujud itu impianku
Rencana ini indah
Bersama dalam senja dan syurga 
tetapi Allah Maha segalanya 
Maha pewujud rencana yang paliiinnnng indah
aku tidak tahu kita akan bertemu atau 
berpisah dalam mentari pagi bukan bertemu dalam senja
Terimaksih Allah, Alhamdulillah, aku akan menunggu 
tinta kehidupan yang akan membahagiakanku


Satu nama yang tidak pernah terucap
=========================================
Hei nama 
namamu siapa
kita tidak pernah tahu sebelumnya
hei nama
namamu siapa
sudah ya biarlah Allah yang mengetahuinya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengubah Pola

JALAN DAKWAH, YUK IKUT