Menyembunyikan Aib Masa Lalu


      Assalamu'alaikum, mbak sister apa kabar? semoga selalu dalam perlindungan Allah, serta dalam proses perbaikan diri, bertambah iman dan taqwa kepada-Nya setiap detik kehidupan ini.

    Semua orang pasti memiliki masa lalu, masa lalu setiap orang berbeda-beda, ada yang jahiliyyah namun ada yang baik-baik saja, bersyukurlah orang yang memiliki masa lalu yang tidak jahiliyyah, begitu juga bersyukurlah orang-orang yang memiliki masa lalu jahiliyyah dan sekarang sudah bertaubat. Alhamdulillah. Masa lalu tidak perlu disesali karena itu bukan hak kita yang mengatur jalan kehidupan ini dan pasti tidak pernah akan kembali, namun masa lalu akan memiliki hikmah jika kita mau mengambilnya. Masa lalu jahiliyyah memang sudah terjadi, namun kewajiban kita berusaha tidak untuk mengulainginya lagi. Semoga Allah memaafkan kita atas semua perilaku masa lalu jahiliyyah dulu. Kenapa harus di katakan masa lalu jahiliyyah?
Iya masa jahiliyyah adalah ketika belum tahu hukum islam itu harus diterapkan dalam segala aspek kehidupan, belum mau serta belum kuat untuk mengimani hukum islam tersebut ( Definisi saya ), salah satu contohnya belum tahu jika campur baur dengan lawan jenis itu tidak boleh dalam islam.
Mbak sister malu tidak jika masa lalu yang jahiliyyah dulu di ungkap lagi?  Nah terkadang dari diri kita sudah berusaha menyimpan masa lalu yang jahiliyyah kita, karena malu akan dosa-dosa yang pernah dilakukannya walau dulu belum faham hukum atas perilaku tersebut, namun namanya dosa akan tetap tidak ingin semua orang mengetahuinya.
      "Kebaikan adalah akhlak yang baik. Dosa adalah yang meragukan dalam dirimu dan engkau tidak suka jika manusia melihatnya "(HR.Muslim)
Kadang saya sangat sedih ketika bukti masa lalu saya yang jahiliyyah di share, saya tahu mereka tidak bermaksud seperti itu, karena mereka juga berperan dalam bukti masa laluku itu, mereka ada dan terpampang, mereka hanya ingin memperlihatkan jika kita dulu pernah bersama dan bahagia. Itu dulu ketika saya mengerti arti bahagia dari definisi kapitalis (yang penting Happy walau tanpa aturan Allah), bukan Islam(harus didasari perintah Allah walau masih berusaha kesana).  Namun tetap saya sangat menyesali hal itu. Saudariku, maaf saya minta maaf, memang bukti itu milik kalian, maka hak kalian untuk memperlakukannya seperti apa, namun bukankah disana ada saya, ada masa lalu jahiliyyah saya.  Bolehkah hak saya terpenuhi juga dengan bukti masa lalu jahiliyyah itu .Saudariku sholihah, saya mohon, ketika ada bukti masalaluku yang jahiliyyah, misalnya foto saya yang belum memakai jilbab(gamis), masih bercampur baur dg bukan mahrom, dll dan ingin di share walau bermaksud baik, tolong ya saya di crop dihilangkan saja saya J. Karena pemahaman saya yang dahulu berbeda dengan pemahaman saya yang sekarang tentang hal itu.
 Kenapa harus seperti itu anis?iya saudariku, karena masa laluku adalah aibku yang dulu banyak dosa didalamnya. Sekarang saya berusaha untuk merubahnya agar tidak terulang. Tolong ya saudariku saya mohon jangan dishare namun apabila masih ingin dishare tolong saya dicrop.Terimaksih saudariku
“Tidaklah seorang hamba menutupi aib hamba lainnya di dunia, melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat kelak.” (HR. Muslim no. 2590) 
“Seorang muslim dengan muslim yang lain adalah bersaudara, dia tidak boleh berbuat zhalim dan aniaya kepada saudaranya. Barangsiapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memenuhi kebutuhannya. Barangsiapa yanga membebaskan seorang muslim dari suatu kesulitan, maka Allah akan membebaskannya dari kesulitan pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat kelak.” (HR. Muslim no. 2850)
 Semoga kita semua selalu dalam perlindungan Allah untuk bersama-sama menuju keridhoan-Nya. Aamiin :)   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Mendidik Anak

Perjalanan Menuju Hidayah