SIFAT DEWASANYA MANA?

Mbak sister apa kabarnya? siapa yang mau memiliki sikap dewasa ataupun dikatakan sudah dewasa *cung angkat tangan :D
 
Mbak sister, tau atau tidak arti dari dewasa, sebelum membahas lebih lanjut anis mau menyamakan persepsi tentang pengertian dewasa.
Menurut Prof Ahmad Hasan dalam artikelnya yang berjudul “Samat Ar-Rajulah fi Al-Islam kata mengatakan bahwa mereka yang menelusuri definisi rajulah atau kedewasaan dalam Alquran dan sunah akan mendapati satu kesimpulan, yaitu orang yang laik menyandang sifat dewasa baik dari golongan Adam atau Hawa ialah mereka yang hidup taat dan mengimplementasikan takwa dalam kehidupan sehari-hari.


Ini terdapat di Surah Al-Hujurat ayat 13 "...Sungguh yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa...". Hadist Abu Hurairah juga menyebut demikian. Sebaik-baik manusia ialah mereka yang bertakwa. Ini berarti, takwa dalam pemaknaan yang luas bisa dijadikan sebagai tolok ukur kedewasaan seseorang.
Kata ustadzahku orang dikatakan dewasa jika didalam dirinya tidak terdapat sifat anak-anak. Yah gampangnya, perhatikan saja anak-anak jika kamu masih memiliki sifat persis seperti mereka ya, berarti belum dewasa :D
Ok.ok woles mbak sister, kenapa terkadang kita sudah bersikap dewasa namun kenyataanya belum dewasa. kok tahu kalau belum dewasa? Iye biasanya teman-teman yang disekitar kita komplen kepada kita atas sikap kita, syukur-syukur di nasehati dan di kasih tau kalau kita itu belum dewasa. jadi kita bisa merubahnya, tapi kalau mereka diemin kita, waduuuhhh gaswat, kita harus pandai-pandai muhasabah diri, cek diri sendiri, sudah dewasa belum sikap kita. oh iya saya membahas dewasa secara sifat yang dimiliki ya, bukan yang lain heheh
Menurutku memiliki sikap dewasa adalah pilihan tetapi tua pasti, maka bersikap dewasalah walau belum cukup tua #kagak nyambung ya hehehe
Kenapa sich nis harus memiliki sikap dewasa? iyelah mbak sister, kan Allah mencintai orang yang bersikap dewasa, seperti pada hadist yang di riwayatkan dari Ibnu Abbas dan Abu sa'id al-hudri, bahwa Rasulullah saw. bersabda kepada Asja Abdul Qais:
"Engkau mempunyai dua perkara yang dicintai oleh Allah yaitu bersikap dewasa, tenang dan tidak tergesa-gesa (HR.Muslim). Mau dicintai kan sama Allah yang memiliki segalanya, maka salah satu cara ya memiliki sikap dewasa. Selain itu tidak mau kan dibilang masih anak-anak padahal umur sudah 19-an, 20-an lihat umur atuh :D malu atuh.
kalau begitu Dewasa itu seperti apa nis??
Dewasa itu:
1. Tau memilih mana yang baik dan buruk untuk dirinya menurut perintah Allah dan Larangan Allah, yang sudah di ungkapkan diatas, yaitu       bertaqwa kepada Allah Sang Pencipta dan Pengatur kehidupan, yang memiliki seperangkat aturan untuk mengatur kita. Salah satunya bersikap dewasa
2. Berusaha menjalankan segala perintah Allah dan berusaha menjauhi semua larangan Allah. Salah satu tandanya adalah menutup aurat sesuai syariat (memakai jilbab(gamis)+kerudung-tabarruj), tidak pacaran sebelum menikah.  Kalau anak kecil wajar jika masih salah-salah dalam bertindak, karena mereka baru belajar dan akal mereka belum sempurna untuk memilih       mana yang baik dan benar, serta mereka belum balig sehingga belum di jatuhi wewenang hukum islam, kalau kamu yang sudah berumur ,masak akalnya belum sempurna, tapi bisa membedakan uang 100 ribu dangan 10 ribu hehe -_-
3. Mampu mengendalikan hawa nafsu
Kalau marah ditahan saja ya mbak sister, nafsunya ditahan. Sampaikan dengan makruf ketika tidak suka dengan sifat seseorang. Sampaikan dengan baik-baik, dinasehati agar tidak terulang. Kita kan saudara seaqidah, kaum muslim adalah saudara :) saling mengingatkan ya mbak sister.


Masih banyak lagi sifat yang harus dipenuhi ketika ingin memiliki sikap dewasa. Saling mengingatkan yuk mbak sister, agar tidak susah meliki sifat dewasa dan akhirnya bahagia dan masuk syurga. Aamiin J

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Mendidik Anak

Perjalanan Menuju Hidayah