Memahami Karakter Teman
Assalamu’alaikum apa kabar sahabat muslimah? Semoga dalam keadaan baik segalanya, baik kesehatannya
hingga baik Keimanan dan ketaqwaan kepada Allah.^^
Sebagai seorang muslim tuntunan untuk berteman
adalah Islam. Berakhlak
terhadap teman berdasarkan Islam. Dalam pandangan
Islam, akhlak adalah bagian dari perintah dan larangan Allah. Syariat Islam
memerintahkan kita untuk berakhlak baik dan melarang berakhlak buruk termasuk
dalam berteman, sebagai seorang muslim pasti memilih berakhlak baik karena
Allah memerintahkan itu.
“ Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah
lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar,
tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah
mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka … “ (TQS.Al-Imraan:159)
Imam Muslim
meriwayatkan dari ‘Iyadh bin Himar, ia berkata, aku mendengar Rasulullah
bersabda:
“ Penghuni surga ada
tiga golongan. Pertama, penguasa yang adil, suka bersedekah, dan sesuai (dengan
syariat). Kedua, orang yang penyayang, halus perasaannya bagi setiap yang
memiliki keluarga dan terhadap seorang muslim. Ketiga, orang yang menjaga
kesucian, menahan diri terhadap hal-hal yang haram, dan meminta-minta. “ [1]
Seorang muslim yang
memiliki sikap penyayang, ia adalah salah satu penghuni syurganya Allah. Mau?
Jadi, Kita tidak akan
pernah tahu nanti akan bertemu dengan seseorang yang berkarakter seperti apa,
keadaan yang seperti apa, tugas kita adalah bersabar untuk menghadapinya,
tetaplah bersikap baik karena Allah memerintahkannya. Karena akan ada pahala
yang terbaik dari Allah untuk orang-orang yang sabar J
“…. Dan sesungguhnya Kami akan memberi
balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa
yang telah mereka kerjakan. [TQS.An-Nahl: 96]
Cobalah memahami
karakter teman, tekan ego diri, tidak
selamanya diri kita harus terus difahami orang lain. Mengalah tidak berarti
kalah, namun memandang masalah dari sudut yang lain. Cobalah mengerti karakter
teman J jadikan Islam
menjadi landasan.
Dari Abdullah bin Amr
sesungguhnya Rasulullah bersabda:
Sesungguhnya orang
yang terbaik diantara kalian adalah orang yang berakhlak paling baik akhlaknya
(Mutafaq ‘alaih) [2]
Seorang ustadz pernah
bernasihat “ kita tidak bertanggung jawab atas perilaku sesorang terhadap kita,
namun kita bertanggung jawab atas perilaku yang akan kita lakukan terhadap
mereka” (ini redaksi saya). Maksudnya setiap orang tidak bertanggung jawab atas
pahala-atau dosa dari orang lain. Ketika kita berlaku baik terhadap orang lain,
pahala itu akan mengalir kepada kita, begitu juga ketika seseorang belaku
kurang baik kepada kita dosanya kembali kepada dia. Jadi bersikap baiklah
kepada sesama saudara muslim kita, (terserah) mereka ingin memperlakukan kita
seperti apa, itu pertanggung jawaban mereka kepada Allah subhanallahu wata’ala,
begitu juga perilaku kita akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah. Syukur Alhamdulillah
menasehati teman yang tidak memiliki karakter sesuai syariat. Jika ia seorang
muslim ia kan bersikap lemah lembut kepada saudara muslimnya, walau ia memiliki
karekter keras sebelumnya.
Sungguh ketika
berteman karena Allah, saling memahami karakter satu sama lain, bersikap baik. Maka
persahabatan ini akan indah. Saling mengingatkan menuju jannah J
Tetaplah bersikap
baik. Islam Rahmatan lil ‘alamin J Damai itu indah, dimulai berdamai dengan diri sendiri menuntun diri
untuk menjadi lebih baik dan memahami karakter orang lain. Akupun masih dalam
tahap belajar mengerti karakter orang lain J Terimakasih Allah.
Sumber :
1] Buku Pilar-pilar nafsiyah Islamiyah
2] Buku Pilar-pilar nafsiyah Islamiyah

Komentar
Posting Komentar