Rasa Tak Harus Terungkap
Tidak harus terungkap semuanya, ada
hal yang tidak boleh terungkap walau kepada sahabat atau orang yang dipercaya
harus di bicarakan agar tidak menjadi beban. Menurutku ada hal yang tidak harus
terungkap didepan orang banyak begitupun tidak terungkap didepan diri sendiri,
itu ada, karena apa? Karena takut akan aib dan dosa. Iya, rasa cinta kepada
lawan jenis memang fitrah manusia, laki-laki dan perempuan pasti pernah
merasakannya. Nah yang dinilai Allah adalah bukan cinta itu, namun bagaimana
kita memposisikan ketertarikan itu bertuju untuk keridhoaan Allah saja. Ketika
cinta itu ditujukan kepada yang sudah halal akan bernilai pahala, tapi
sebaliknya, kepada yg belum halal bahkan tidak halal akan bernilai dosa T,T.
Ngeri kan? Atas dasar itu, ada hal yg tidak bisa diungkapkan, serahkan saja
kepada Allah agar menjaga hati kita kepada kehalalan, bukan keharaman. Rasa
cinta kepada Allah akan mengalahkan hebatnya rasa cinta kepada manusia, cinta
yg tidak perlu diungkapkan sampaikan lewat do’a agar dipilihkan Allah yg
terbaik untuk pemintanya.
Tidak untuk menghayal yang
bukan-bukan, “aku akan menikah dengan dia, aku akan hidup bersamanya dan
parahnya lagi aku akan memiliki anak-anak yg mirip dia” ~padahal hanya hayalan.
Saatnya berfikir realistis, perbaiki diri untuk pangeran yang menjemputmu,
tidak perlu permasalahkan dengan dia karena kamu suka dia, karena Allah memberi
pendamping laki-laki baik-baik dengan perempuan yang baik-baik. Mumpung belum
dijemput ya dear, heheh siapkan baik-baik.
Kamu suka dia, perilaku dia menurutmu
sempurna tidak ada cacat satupun, padahal dia masih suka maksiat ~~ dear please
Berfikir realistis,
“Dia jodohku karena selalu bertemu
dalam setiap aktifitas yg tidak terduga”, #maksa padahal kalau kamu gak suka dia
walaupun selalu bertemu dia, kamu gak bakal bilang “dia jodohku” hehe dear
please Berfikir realistis,
“Dia jodohku karena ada nama dia
disetiap kesempatan pembicaran dengan temanku”, bangunlah dear, jangan
berangan-angan mulu, nanti jatuh dari angan-angan yang tidak pasti hahaha sakit
atuh. Dear please Berfikir realistis,
Jaim
lah *Jaga_Iman, kalau (iya) dia jodohmu, kalau (bukan!), kasihan atuh
suamimu nanti, sudah dapat bekas hati yang pernah terisi cinta yg tidak suci
Aaiishhh sadaappp bahasanya. Dear please Berfikir
realistis,
Udah ya, berfikir realistis ya, kalau
memang dia jodoh kamu. Kamu akan dijemput, dia apel kerumah orang tuamu, untuk
memintamu menjadi ibu dari anak-anaknya hahaha maksudnya untuk menikahimu
*bahasa orang dewasa,
kapan itu? Kurang tahu kapan, karena
jodoh datang adalah rahasia Allah begitu juga kematian.
Jika yang datang bukan dia, mungkin
dia kalah cepat dengan pangeran yang lain :D jangan asal terima juga ataupun
asal tolak pangeran yang lain karena kamu berfikir bukan dia yang kamu mau,
tapi Tolong jadikan Ridho Allah diatas segalanya, pilihlah agama pangeran itu,
libatkan Allah dalam mengambil keputusanmu. Minta sama Allah untuk menuntun keputusan
terbaikmu, karena kalian tidak hanya satu dua hari, tapi beribu-ribu
hari~hingga akhir hayat akan bersama. Atau kalau masih #maksa minta sama Allah
agar pangeran yang kamu mau, datang menikahimu T,T sadapkaannn, namun jangan
kecewakan pangeran itu karena dia sudah melewati lembah dan gunung yang terjal
untuk menjemputmu makanya tidak sampai-sampai hahah Lebay
Jadi perbaiki dirimu, mumpung pangeranmu
masih kuliah #mungkin, atau masih mencari jalan menuju alamat rumahmu, sabar
saja, #woles dan kalem dear. Jodoh pasti bertemu, lewat mana dan kapan tidak
perlu permasalahkan itu, dengan siapa tidak perlu permasalahkan itu, yang
penting pangeranmu itu taat kepada syariat Allah, syukur alhamdulillah mau ikut
berjuang dalam estafet dakwah Rasulullah, keren kan ^^. Mau, mau? Pasti mau
lah, hehe #maksa, kalau mau, ya Pantaskan diri untuk mendampingi seorang
pejuang bertaraf Al-fatih, Umar Bin khatab dll.
Jadi, realistis dalam berfikir, tidak
perlu berangan-angan yang mampu melemahkan Iman dan menghempaskan ketaqwaan
kepada Allah.
INGAT!!
Laki-laki baik-baik akan mendapatkan perempuan baik-baik, begitu
sebaliknya ~~\\*
Komentar
Posting Komentar