Lulusan Pendidikan Matrialistik
Di dalam sistem kapitalis ini, sekolah tidak mengajarkan bagaimana siswanya mampu menyelesaikan masalah kehidupannya.
Tidak pula universitas-universitas itu mengajarkan bagaimana mahasiswanya mampu menyelesaikan masalah kehidupannya yang akan selalu hadir, bukan hanya masalah finansial saja. Tetapi akan banyak ujian kehidupan yang hadir, dan tidak semuanya ujian kehidupan dapat diselesaikan dengan uang!!.
universitas-universitas itu, tidak mengajarkan bagaimana mahasiswanya menjadi Hamba Allah Ta'ala yang ta'at.
Universitas-universitas itu, tidak pula mengajarkan mahasiswanya menjadi ayah yang sukses mendidik anak-anaknya menjadi generasi cemerlang pengisi peradaban Islam. Tetapi mengajarkan bagaimana menyiapkan masa depan anak-anaknya dengan kecukupan finansial minim kasih sayang, apalagi teladan.
Universitas-universitas itu, tidak pula mengajarkan mahasiswinya menjadi ibu yang sukses mendidik anak-anaknya menjadi generasi cemerlang pengisi peradaban Islam. Tetapi mengajarkan bagaimana menjadi wanita karir yang disampuli dengan "memanfaatkan ilmu" yang sudah di pelajari dibangku kuliah.
****
Dalam Islam Tujuan pendidikan adalah untuk membentuk manusia yang berkarakter, yakni;
1) berkepribadian Islam.
2) menguasai tsaqafah Islam.
3) mengusai ilmu kehidupan (sains teknologi dan keahlian) yang memadai.
Tujuan akhirnya adalah melahirkan manusia shaleh dan mengusai iptek.
Dan tujuan pendidikan ini tidak dapat ditemui dalam kurikulum pendidikan di sistem kapitalis.
Jadi tidak heran jika cetakan (lulusan) kurikulum pendidikan di sistem kapitalis kebanyakan (tetapi tidak semua) menjadi individu-individu yang individualis, apatis, materialis dan liberalis. Bukan menjadi manusia yang shaleh dan menguasai iptek apalagi generasi cemerlang pengisi peradaban islam. Jauh dari harapan #Sedih
Komentar
Posting Komentar