Indahnya Masalah
Di kantin kampus, mereka bertemu,
if dan ul dua sahabat beda fakultas J sering sharing ilmu
tapi keseringan curhat masalah kehidupan. Visi mereka adalah sahabat sampai ke surga.
Pake ada visinya juga ya persahabatannya hehe.
If : kenapa ul? kelihatannya kamu sedang memikirkan sesuatu,
ceritalah
Ul : hmmm, hidup ini gak mudah ya, banyak kejutan dari Allah,
kadang kita tiba-tiba nangis gara-gara masalah yang ada, kadang-kadang kita gak
tau jalan keluarnya. Hmmm (sambil mikir)
If : hehehe, inilah kehidupan yang sebenarnya indah dan mudah J
jika kita tau bagaimana hidup.
Ul : maksudnya? –mulai bingung-
If : tumben kamu lola. Hehe. Biasanya kamu sok tua bicaranya
haha
Ul : ok, terserah kamu aku lagi gak mau bercanda. Maksudnya perkataan
mu apa tadi if ?
If : ok.ok hehe. gini lho, hidup itu indah, jika kita tau
bagaimana membuatnya indah. Setiap orang memiliki masalah dan setiap orang
memiliki masing-masing cara untuk menyelesaikannya.
Gampangnya gini, ketika kita
memiliki masalah ada dua pilihan yang dapat kita pilih untuk menyelesaikannya,
hanya dua pilihan.
Ul : apa itu? (penasaran)
If : pertama - menerima masalah yang ada, maafkan seseorang
jika menurut kita seseorang itu yg menimbulkan masalah tersebut kemudian
mencari solusi dari masalah itu dengan mendekat kepada Allah, curhat gitu sama
Allah yang Maha segalanya. Semoga diberi jalan terbaik untuk mendapatkan solusi
terbaik.
Kedua –tidak mau menerima,
akibatnya tidak mau memaafkan dan lebih fatal lagi solusi serasa tidak ada
untuk masalah yang ada. Karena kita sudah pusing duluan terhadap masalah yang
ada.
Maka kamu pilih mana jika masalah
itu ada? J
kalau aku, pilih yang pertama, jadi gak buat beban pikiran hehe. Lho jadinya
aku yang curhat.
Ul : oh gitu, kayaknya gampang banget ya, tinggal pilih dan di
praktikkan.
If : Iya J
dan yakinlah setiap masalah ada dua jalan keluar yang menyertainya, ingat ya,
jika kita yakin. Allah sendiri lho yang menjamin, seringkan dengar firman Allah
yang artinya : “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya
sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” [TQS. Ash-sharh : 5-6].
Nah, ada dua jalan kemudahan kan, dari masalah yang kita hadapi.
Ul : iya sering dengar J
kuncinya yakin ya sama janji Allah.
If : iya J
. Boleh kan aku nambahin. Gini, apalagi kita sebagai seorang yang beriman, segala
perkaranya adalah kebaikan. “menakjubkan sungguh urusan orang beriman. Segala
perkaranya adalah kebaikan. Dan itu tidak terjadi kecuali pada orang yang
beriman. Jika mendapat nikmat ia bersyukur, dan syukur itu baik baginya. Jika ditimpa
musibah dia bersabar, dan sabar itu baik baginya” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Ul : wah jadi dapat pencerahan nhe. Jazakillah ya if, bahagia
deh.
If : memangnya masalah kamu apa? Aku kepo kan gpp hehehe
Ul : rahasia huhu, aku belum curhat ke Allah, jadi nanti ya aku
cerita, setelah aku curhat ke Allah
Subhanallahu Wata’ala. Kan Allah dulu, Allah lagi dan Allah terus. Jadi kalau
ada apa-apa curhatnya ke Allah dulu J
If : iya iya, tau deh. Bicara sok tuanya kambuh lagi.
If dan Ul : hehehe
*Nantikan cerita if dan ul yang lainnya ya J
.jpg)
Komentar
Posting Komentar